Nyoba jadi (calon) Pengusaha Muda

Posted: Sabtu, 09 Juni 2012 by Rizky.Hafiz in
0

Sudah lumayan lama nggak posting di blog ini, hmm...kali ini mau mencatat sedikit cerita tentang wara-wiri dalam berbisnis online..heheh

Akhir April, berawal dari membeli paket promo sebuah Internet Service Provider yang berbonus internet tengah malam 4,5GB dan ternyata malah nggak kepakai karena gue malas begadang di jam kalong alias jam pocong.
Akhirnya iseng-iseng gue tawarin ke temen-temen di kampus, berharap ada fakir internet yang hobi begadang yang mau beli 3 lembar voucher ini dengan harga 20 ribu. Dan "WOW" nggak ada yang mau beli. . . kecewa? PASTI.

Tepat tanggal 1 Mei, iseng-iseng buka lapak di kaskus walau di pikir-pikir jualan di dunia nyata aja gagal apa lagi di sini, pasrah deh banting harga coba jual 2 voucher dengan barter pulsa 10 ribu.
Beberapa menit kemudian ada yang menghubungi, gak pakai lama deal langsung, dan kiriman pulsa masuk 10 ribu.Tapi ternyata gak lama kemudian ada lagi yang menghubungi, yap, ada orang yang mau beli lagi! Tapi vouchernya kan cuma sisa satu, tapi pelanggan yang kedua ini mau beli dengan harga 10 ribu...wow, lumayan, deal, pulsa masuk lagi 10 ribu.

Malam itu, kurang dari 24 jam jualan online gue ludes untuk pertama kalinya, dan pulsa gue terisi 20 ribu. Gue bangga.

Tapi ternyata awal dari keisengan membuka lapak jualan di kaskus Alhamdulillah berbuah manis, dari jualan pertama yang ini....

Sampai akhirnya terjual sebanyak ini....


Well, dalam sebulan ini gue banyak bangat dapat pelajaran. Pengalaman bagaimana cara berjualan yang baik, benar dan juga sabar.
Ada pengalaman yang bikin dag-dig-dug, jengkel, sedih, senang, dan puas.
Ya, gue gak bakal lupa bagaimana rasa dag-dig-dug ketika pelanggan mengaku sudah transfer pembayaran tapi di gue belum ada masuk.
Rasa jengkel ketika di sms pelanggan ataupun calon pelanggan tengah malam, ada juga pelanggan yang perlu kesabaran ekstra untuk menghadapinya....tapi bagaimana pun sebagai pedagang online reputasi adalah hal yang penting karena transaksi berlandaskan kepercayaan...mana ada yang percaya sama seller yang reputasinya buruk
Sedih ketika pernah dagangan nggak ada yang beli dalam seminggu, well sampai temen gue ada yang ngetawain lapak jualan gue di kaskus karena gak laku-laku...
Tapi senang dan kepuasan selalu muncul ketika gue menarik uang hasil usaha sendiri dari ATM sendiri, dan ya, temen gue yang ngetawain gue dulu sekarang malah ngajak kerja sama :)


Nah, kebayang nggak kalau misalkan di awal tadi waktu gue nawarin ke temen-temen di kampus dagangan gue langsung laku? Yap, gue gak bakal cerita kayak gini.